Welcome Guys

Pages

Send Quick Massage

Name

Email *

Message *

Tuesday, March 20, 2018

Naskah Drama Sederhana : Super Hoho

by endar  |  in INDONESIA at  March 20, 2018


Naskah Drama Sederhana : Super Hoho
Babak I
(Hoho berjalan ke kelas, membawa tumpukan buku. Hoho menabrak hana yang berjalan dengan tyas)
Hana    : Oh, maaf, maaf.
Tyas     : Hei, yang nabrak tadi dia, kemu gak perlu minta maaf
Hana    : Kamu jangan gitu dong, aku kan juga gak hati hati...
Hoho    : (nyahut) oh, maaf, aku yang salah, aku gak liat liat tadi. Maaf. (pergi)
Hana    : Enggak,... (ngomong ke hoho, tapi keburu pergi)
Tyas     : Udah, ayo, cepetan, nanti telat, (narik hana.)

Babak II
Di kelas, Ibu Lusi masuk ke kelas Hana bersama seorang anak baru yang berpenampilan cukup aneh, atau bisa disebut cupu. Anak itu bernama Hoho.
(Bu Lusi masuk, lalu Hoho)
Hana    : Tyas, tyas, itukan anak yang nabrak kita tadi, (heboh)
Tyas     : (membaca) Apa? Siapa?
Hana    : Itu lo (nunjuk Hoho)
Tyas     : (lihat hoho) oh, anak baru ternyata,
Bu Lusi : Anak anak, hari ini, kita kedatangan siswa baru dari daerah,,,, (mikir) dari jawa. Perkenalkan diri kamu.
Hoho    : (gugup) Assalamualaikum wr. Wb. Eh,, nama saya Nugroho M, tapi saya sering dipanggil Hoho. Saya dari daerah Kertarejaya, jawa tengah. Wassalamualaikum wr wb
Bu Lusi : Nugroho M? Mnya apa?
Hans    : Monyet!! (teriak) hahaha
Bu Lusi : Hans!!
Hans    : (celometan) Maaf Bu!!
Bu Lusi : Ya sudah, kamu boleh duduk disana, belakangnya Hana
(duduk di belakang hana) (Hana nengok)
Hana    : Hai, aku Hana. Kamu Hoho kan? Maaf ya, soal tabrakan tadi, salam kenal. (senyum, ngajak jabat tangan) (tyas nggak enak, nengok)
Tyas     : Hai, aku tyas. Maaf, tadi di luar aku sedikit kasar, jangan diambil hati. Dan mereka, (nunjuk Hans jay jay)  jangan pedulikan mereka ya. Devil couple. Mereka memang seperti itu.
Hana    : iya, kalo mereka mengganggu kamu, bilang sama kita. Oke?
(Hoho senyum, ngangguk, canggung)
Bu Lusi : anak anak, buka buku kalian halaman 123

Babak III
Waktu istirahat telah tiba, Hoho pergi ke kantin sendirian karena ia tidak memiliki teman. Setelah Hoho mengambil makanan, ketika akan mencari tempat duduk, kaki Hoho dijegal oleh Jayjay hingga ia terpeleset dan makanannya jatuh semua.
(jayjay njegal, makanan hoho jatuh)
Jayjay  : Ooops, Maaf, (jahat)
Hans    : Hoho, kenapa makanannya kamu taruh di lantai semua. Nggak biasa duduk di kursi ya,, KAMPUNGAN!
Hoho    : (tarik napas, tahan emosi, ngambil makanan)
Jayjay  : haha, emang ya, kalo monyet nggak bakalan bisa bergaul sama manusia, haha
(tyas hana lewat, nyamperin)
Hana    : Hoho, kamu ngapain?
Hans    : Dia itu mau makan di lantai, biasalah,kampugan!
Tyas     : Kalian diem! (ngomong sama jayjay Hans)
Hoho    : Makanan saya jatuh mbak, (berdiri lagi, udah ngambilin makanan)
Hana    : Pasti kamu! (natap jayjay)
Jayjay  : Kok aku sih? Bukan salahku dong, kalau dia nabrak kakiku.
Tyas     : Jay, Hoho punya salah apa sih sama kamu...
Hoho    : Sudah mbak, nggak papa,,
(kriiiing)
Hana    : yah, bel masuk, kita nggak jadi makan gara gara kalian! (ke jayjay hans)
(jayjay hans pergi)
Tyas     : Sudahlah, ayo ke kelas.

Babak IV
Beberapa hari setelah kedatangan Hoho, diadakan ulangan Matematika. Sebelum ulangan dimulai. Jayjay dan Hans mengancam Hoho.
(hoho duduk) (hans jayjay masuk) (berhenti di depan meja Hoho)
Hans    : Hey, sepertinya Bu Lusi suka banget sama kamu.
Jayjay  : Pasti dong , diakan pinter Matematika.
Hans    : Ooh (pura pura tidak tahu). Kebetulan banget, hari ini kan ada ulangan matematika. Gimana kalau kamu bantu kami sedikit.
Hoho    : Maksudnya apa?
Jayjay  : (nyentak) Perlu diperjelas ya? Maksudnya nanti kamu ngasih jawaban ke kita.
Hoho    : Saya nggak berani mbak,
Hans    : nggak peduli. Kamu harus nyontekin kita. Kalau tidak? Kamu tanggung akibatnya. (ngancem)
(murid murid masuk) (jayjay hans duduk)(Bu Lusi masuk)
Bu Lusi : Anak anak, keluarkan selembar kertas sekarang juga. (membagikan kertas soal)
(Semua murid mengerjakan dengan tenang. Kecuali Hans dan jayjay)
Jayjay  : Hoho, lihat jawaban kamu (Bisik bisik)
Hoho    : Saya nggak berani mbak! (Bisik bisik)
Hans    : Cerewet ah, kasih aja jawabannya (bisik bisik)
(jayjay hans nyontek terus)
Bu Lusi : Waktu tinggal 5 menit! Kalau sudah selesai, jawaban kalian boleh dikumpulkan.
(Hoho mengumpulkan) (Jayjay dan hans mencoba memanggil tapi hoho tidak peduli)

Babak V
Di kantin, Hoho duduk sendirian. Hans dan Jay jay yang jahilpun menggoda Hoho.
(hoho makan sendiri di kantin) (hans dan jayjay lewat)
Hans    : (melihat hoho) ada hohoho. Gangguin yuk. (jayjay dan hans menghampiri hoho.)
Jayjay  : ehh...  Ada hoho.( Duduk di kiri hoho)
Hans    : Kok sendirian sih, gak bawa temen alien kamu, haha (ketawa jahat)
Jayjay  : hoho makan apa? Kok Cuma makan dikit sih? Nggak cocok ya sama makanan sini?     Ah, iya, kamu kan biasanya makan ketela pohon sama sagu, haha (ketawa jahat)
(hoho berdiri, akan pergi)
Hans    : (pegang pundak hoho, mendorong agar duduk) kamu mau kemana? Ditemenin kok malah pergi, nanti kamu digangguin temen lain lo, iya nggak Jay ?
Jayjay  : iya, tau tuh, si cupu (ketawa)
(tyas dan hana lewat)
Tyas     : (capek) eh, hans, jay jay. Tau nggak, kalian tu dari tadi dicariin sama Bu Lusi? Kemana aja sih?
Hana    : iya, Bu Lusi marah besar sekarang, katanya nilai matematika kalian hancur.
Jayjay  : Nggak mungkin dong, kita kan udah nyontek si Hoho,
Hana    : Tapi kenyataannya gitu, percaya alhamdulillah, gak percaya ya terserah
Hans    : Ah, dasar Bu Lusi. Sudahlah, ayo cepetan, ke kantor guru. (Tyas Hana duduk di samping hoho.)
Hoho    : Benar Mbak kalo mereka dimarahin Bu Lusi?
Tyas     : Iya, kenapa?
Hoho    : Mereka nyontek saya lo mbak, jawaban mereka sama seperti jawaban saya, sama persis.
Hana    : Beneran? Tapi kamu dapat 100 lo. Selamat ya,
Tyas     : Oh iya, selamat ya Hoho. Pinter banget.
Hoho    : Makasih mbak.
Tyas     : Kita kelihatan tua benget ya. Panggil nama aja, nggak usah pakai mbak.
Hoho    : Iya mbak.
Hana    : Masih aja, panggil nama dong.
Hoho    : Iya, Hana, Tyas.

Babak VI
Hoho sedang duduk sendiri di kelas, tiba tiba Jayjay dan Hans datang membawa tumpukan buku yang sangat banyak dan memarahi Hoho karena telah membuat mereka dihukum.
(jayjay hans masuk membawa buku banyak) (buku dibanting di meja)
Hans    : Heh, udik! Gara gara kamu kita dihukum meringkas buku sebanyak ini! Kamu harus tanggung jawab!
Jayjay  : iya, ringkaskan ini buat kita. Ini semua salah kamu, kamu nggak memberi kita jawaban yang benar ketika ulangan kemarin
Hoho    : Saya sudah memberi jawaban yang benar mbak, saya nggak bohong
Hans    : Ah, cerewet. Udah, kerjain aja itu. Nggak usah banyak omong.
(hans jayjay keluar, tyas hana masuk)
Hana    : Mereka kenapa? Sepertinya sedang marah? (tanya ke Hoho)
Hoho    : Mereka marah sama saya. Gara gara mereka dapat nilai buruk.
Tyas     : Trus, ini buku apa? Banyak banget,
Hoho    : Saya disuruh meringkas buku buku ini,
Tyas     : yang nyuruh siapa?
Hoho    : ya mereka
Hana    : Kok kamu mau sih,
Hoho    : Nggak berani nolak saya.
Hana    : ah, mereka itu nyebelin banget. Jahat, aku bantu ya?
Tyas     : Kamu ngapain ikut ikutan, mending dilaporin ke Bu Lusi aja. Aku sudah jengkel.
Hoho    : Jangan yas, kasihan mereka. (ngomong ke tyas) Hana, nggak papa, saya kerjakan sendiri saja.

Babak VII
Beberapa hari setelah kejadian itu, Jayjay dan Hans terus menjahili Hoho. Suatu ketika, ketika jam istirahat, Jayjay dan Hans masuk ke kelas mengendap endap dan menempelkan permen karet di kursi Hoho.
Hans    : Sssst , ayo cepetan! (mengendap endap masuk, jay di belakangnya.)
Jayjay  : Serius kita mau nempelin ini ke kursinya hoho? Aku takut ketahuan.
Hans    : Cuma perpen karet, nggak papa. Nggak akan ketahuan.
(hans nempelin permen karet di kursi Hoho)
Kriiiing   (semua murid masuk)
(Bu Lusi masuk)
Bu Lusi : Anak anak, hari ini kita latihan soal LKS halaman 158. Nanti satu satu mengerjakan soal ke depan. Hoho menerjakan soal nomor 1, kemudian tyas mengerjakan nomor 2, Hana nomor 3.
(Hoho tidak bisa berdiri,)
Kreeeek!
(celana robek) (jayjay hans kaget)
Bu Lusi : Hoho, ada apa?
Hoho    : (nengok kursi) sepertinya ada yang menaruh permen karet di kursi saya bu.
Bu Lusi : Permen karet? Siapa yang menaruh permen karet di kursi Hoho?
Murid 1: (angkat tangan) jayjay dan Hans bu. Saya tadi melihat sendiri Bu.
Bu Lusi : Jayjay, Hans, itu benar?
Hans    : Kami cuma bercanda Bu,
Bu Lusi : Candaan kalian keterlaluan, ikut saya sekarang juga.

Babak VIII
Di kantor, Jayjay dan Hans dimarahi oleh Bu Lusi. Mereka juga akan diberi hukuman oleh Bu Lusi, tetapi Hoho menolongnya.
Bu Lusi : Kalian itu benar benar keterlaluan! Ibu selalu mengawasi kalian, dan perilaku kalian benar benar membuat saya marah. Kalian selalu jahat kepada anak anak yang lain. Kalian tahu kenapa nilai matematika kalian buruk? Karena Ibu mengurangi nilai kalian. Ibu tahu persis kalau kalian mencontek jawaban Hoho. Ibu kira kalian sudah jera, ternyata kalian semakin menjadi-jadi. Sekarng juga, tulis surat pernyataan untuk orang tua kalian dan kalian diskors 1 minggu.
Jayjay  : Jangan surat pernyataan bu, ayah saya bisa marah besar.
Hans    : iya bu, saya bisa pindah sekolah bu kalau ayah saya tahu.
Bu Lusi : Terserah kalian, saya berikan waktu 10 menit untuk menulis surat itu sekarang juga.
Dok... dok.... dok....
Bu Lusi : Masuk,
Hoho    : (masuk) Bu, sebelumnya saya minta maaf, saya mohon, ibu jangan menghukum kedua teman saya ini. Saya juga meminta maaf kepada bu Lusi atas kesalahan mereka. Saya mohon Bu.
Bu Lusi : Sebenarnya itu terserah padamu Hoho, karena yang dijahati oleh mereka itu kamu. Kalau kamu memang sudah memaafkan mereka, ibu tidak punya hak untuk menghukum mereka lagi.
Hoho    : Iya Bu, saya sudah memafkan mereka.
Bu Lusi : Baiklah, kali ini kalian bebas dari hukuman. Tapi kalau lain kali kalian mengulanginya lagi, saya tidak segan segan memberikan hukuman yang lebih berat.
Hans    : Saya berjanji tidak mengulanginya lagi bu,
Jayjay  : Saya juga bu, saya janji.
Bu Lusi : Baiklah, kalian boleh pergi sekarang,

Babak IX
Di lorong depan kantor Ibu Lusi, Tyas dan Hana menunggu dengan cemas, meskipun mereka membenci jayjay dan Hans, tetapi mereka tetap menganggap jayjay dan hans teman mereka.
Hana    : Tyas, mereka nggak akan dihukum kan?
Tyas     : Sebenarnya kalau dihukum juga nggak papa sih, biar kapok.
Hana    : Jangan, kasihan.
Tyas     : Iyasih, kasihan, tapi mereka jahat. udahlah, percaya aja sama Hoho, dia pasti bisa menolong mereka.
Hana    : Gimana kalau Hoho ikut dimarahin? Kasihan dia juga,
Tyas     : Ah, udahlah. Jangan mikir aneh aneh.
(hoho, jayjay, hans keluar)
Hana    : Kalian nggak papa? Nggak dimarahin kan?
Hoho    : Nggak papa,
Jayjay  : Kami tidak jadi dihukum karena Hoho
Hans    : Hoho, terimakasih ya. Kami minta maaf sudah sering jahat sama kamu. Kami berjanji nggak akan ngulangin lagi.
Hoho    : Iya, saya juga minta maaf kalo saya punya kesalahan
Jayjay  : kamu itu nggak punya salah sama sekali sama kita. Kalian berdua juga, Hana, Tyas, kami minta maaf ya. (ngajak salaman hana)
Hana    : Iya, udah aku maafin dari dulu kok
(jayjay ngajak salaman tyas)
Tyas     : beneran nih, nggak ada devil couple lagi? Nggak seru dong
Jayjay  : Nggak ada, Devil Couple dihapus,
Hans    : Sekarang yang ada itu Angle Couple. Iya nggak Han?
Hana    : ada yang laper enggak? Gara gara cemas tadi energiku habis.
Hoho    : Ya sudah, ayo semuanya ke kantin.

            Akhirnya mereka berteman dengan baik dan selalu bersama.Tidak ada kejahilan yang berlebihan sehingga membuat pertikaian diantara mereka lagi.

doakan untuk nama - nama di bawah ini yang sudah menyusun drama sampai selesai. 

Nama  : - Aurel Ananda Hadianto :
-          Ismi Erlinda                 :
-          M.Fahri Krisnawan    :
-          Ridho al-baihaqi           :
-          Siti Nuralifah                 :
-          Syasya D.N                    :

0 comments:

Proudly Powered by Blogger.